ads

Contoh banner 1

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

PROFIL SATUAN BRIGIF-4/DEWA RATNA


Brigade Infanteri 4/Dewa Ratna atau (Brigif 4/DR) merupakan satuan tempur setingkat Brigade yang membawahi 4 satuan yaitu Mako Brigade dan Detasemen Markas yang berkedudukan di Kota Slawi, Yonif 405/SK yang berkedudukan di Wangon, Banyumas serta Cilacap, Yonif 406/CK yang berkedudukan di Purbalingga, dan Yonif 407 yang berkedudukan di Tegal dan Pekalongan.

Brigade Infanteri 4/Dewa Ratna diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1961, dan sejalan dengan dinamika yang terus berkembang, Brigif 4 Dewa Ratna ini sempat dibekukan pada tahun 1984, dan baru pada 12 April 2007, Brigif 4 Dewa Ratna kembali diaktifkan. Brigif-4/Dewa Ratna merupakan satuan tempur yang berada di bawah komando langsung Kodam IV/Diponegoro. Brigif-4/Dewa Ratna sesuai TOP ROI 95 mempunyai susunan yang terdiri dari 1 Detasemen Markas yang dikomandani oleh seorang Mayor dan 3 Yonif yang dikomandani oleh seorang Mayor atau Letkol, sedangkan yang mengomandani Brigif 4/Dewa Ratna adalah seorang Kolonel. Pengaktifan kembali Brigif - 4/Dewa Ratna sebagai satuan tempur yang memperkuat Kodam IV/Diponegoro dalam rangka mengemban tugas pokok TNI Angkatan Darat.

Kegiatan Renang Taktis Satuan Brigif-4/DR


Pada hari Kamis tanggal 15 Februari 2017 pukul 07.00 WIB. Satuan Brigif-4/DR melaksanakan kegiatan renang taktis di obyek wisata danau cacaban. Perwira Seksi Jasmani Kapten Inf Sutardi memimpin langsung kegiatan renang taktis di ikuti 20 prajurit brigif-4/DR. Kegiatan renang taktis untuk melatih kemampuan prajurit apabila dimedan pertempuran di hadapi medan yang sulit seperti harus menyeberang sungai, rawa, dan laut untuk masuk ke sarang musuh.

Butuh keterampilan khusus dalam melaksanakan renang taktis, karena tidak mudah renang dengan menggunakan perlengkapan tempur. Renang taktis dibutuhkan kerahasian supaya tidak diketahui oleh musuh, biasanya di lakukan menjelang senja dan fajar waktu itulah kelemahan musuh. Kegiatan renang taktis dilaksanakan dalam keadaan aman dan tertib.

SERAH TERIMA JABATAN KOMANDAN YONIF 406/CANDRA KUSUMA

Upacara serah terima Jabatan (Sertijab) Komandan Yonif 406/Candra Kusuma Brigif-4/Dewa Ratna dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 06 Agustus 2016 di Lapangan Upacara Makoyonif Yonif 406/CK. Mayor Inf. Andi Amin Latama menggantikan Letkol. Inf. Aswin Kartawijaya yang akan bertugas sebagai Dandim 0708/Purworejo.

Komandan Brigif-4/Dewa Ratna Letkol Inf Anggit Exton Yustiawan,selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya mengatakan pergantian jabatan Komandan Yonif 406/Candra Kusuma merupakan bagian dari pembinaan satuan dan sekaligus bagian dari pembinaan personil yang bermuara bagi kepentingan kemajuan Yonif 406/CK pada khususnya dan kemajuan Brigif-4/DR, Kodam IV/Diponegoro, Angkatan Darat, dan TNI pada umumnya. Danbrigif juga mengingatkan “seiring dengan perkembangan lingkungan strategis yang bergerak sangat cepat dan sulit dipredikasi maka pelaksanaan tugas pokok kedepan akan semakin berat.Oleh sebab itu Prajurit dan Satuan Yonif 406/CK dituntut memiliki kemampuan untuk mobilitas tinggi, mampu bereaksi cepat sebagai satuan penangkal yang handal untuk digerakan ke seluruh wilayah Nusantara,serta tanggap terhadap segala bentuk dan jenis ancaman yang timbul.

Pada kesempatan itu juga Danbrigif-4/DR mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tulus kepada Letkol Inf.Aswin Kartawijaya atas pengabdian dan kerja kerasnya selama memangku jabatan Komandan Batalyon Infanteri 406/Candra Kusuma. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua Persit Ranting 3 Yonif 406/CK dalam membina anggotanya, sehingga senantiasa mampu tampil dengan baik.

Selanjutnya kepada Mayor Inf. Andi Amin Latama beserta isteri, Danbrigif-4/DR menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatanya sebagai Komandan Batalyon Infanteri 406/Candra Kusuma, pengangkatan ini merupakan suatu kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI, dan sekaligus merupakan amanah dari Tuhan yang maha besar yang kelak akan dimintai pertanggung jawabannya.

Olah Raga Bersama TNI, Polri dan Pemkab Tegal


Ratusan personel TNI dan Polri menggelar olah raga bersama di Lapangan Upacara Brigif 4/DR Jakan Wahid Hasyim Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal, Jumat (12/8). Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan sinergitas antar kedua aparatur negara.

Dalam sambutannya Kapolres Tegal AKBP Adi Vivit AB mengatakan menyambut baik kegiatan semacam itu. Bahkan pihaknya mengharapkan kegiatan dapat dilakasanakan setiap dua bulan sekali.
"Sebab, selain kita sehat juga akan menambah senergitas TNI-Polri dan Pemda," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menghimbau agar semua pihak dapat saling menjaga kondusifitas khususnya diwilayah Kabupaten Tegal. Pihaknya mengharapkan agar kejadian bentrok antara Polri dan Satpol PP tidak terjadi.


"Kami akan selalu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," tegasnya.
Bupati Tegal Enthus Susmono mengatakan TNI-Polri dan Pemkab Tegal merupakan kekuatan riil Bangsa indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bukti nyata persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia masih kuat.
" Kegiatan ini merupakan satu tekad dan tujuan dengan harapan kebersamaan bisa menambah kekuatan yang penuh di Kabupaten Tegal,"tandasnya.

Bupati juga sangat tersanjung, di wilayahnya aparat dari semua elemen ada. Mulai dari Brigif, 407/PK, Zipur, Lanal, dan Sat Radar serta kepolisian, yang tentunya sangat diharapkan akan memberikan rasa aman untuk masyarakat.

Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK Hadiri Pertemuan Lembaga Masyarakat Adat Suku Yei di Kampung Toray


Suku Yei merupakan salah satu suku yang berada di Kabupaten Merauke, sebagian besar masyarakatnya tersebar di perbatasan RI-PNG, terutama pada 7 (tujuh) kampung, yakni Erambu, Toray, Poo, Kweel, Bupul, Tanas dan Baidu. Lembaga Masyarakat Adat (LMA) suku Yei sudah terbentuk 15 tahun yang lalu dan baru 5 kali mengadakan pertemuan adat. Jumlah masyarakat suku Yei sekitar 2000 jiwa.
Pada tanggal 30-31 Agustus 2016 diadakan pertemuan LMA suku Yei di Lapangan Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, yang dihadiri sekitar 500 orang perwakilan dari masyarakat suku Yei, termasuk Kepala Distrik Elikobel Bapak Fransiskus Kabujai yang merupakan putra asli suku Yei. Tamu undangan yang hadir antara lain Dansatgas Pamtas Yonif 407/Padmakusuma beserta staf, Kepala Distrik Sota Mike Ch Naikualik S.Ptn, Msi, serta perwakilan Koramil dan Polsek Sota.
Pada kesempatan tersebut diperkenalkan adat istiadat dan budaya suku Yei berupa tari-tarian, benda-benda pusaka dan makanan tradisional. Acara ini bertujuan untuk mengeratkan tali silaturahmi masyarakat suku Yei, memberikan motivasi kepada generasi muda agar bersemangat dan tidak menyerah dalam menempuh pendidikan untuk menunjang kesuksesan, serta mendiskusikan mengenai kendala dan upaya memajukan suku Yei.
Kepala suku Yei, Godefridus Iganijay, menyampaikan bahwa suku Yei selama ini menutup diri dan selalu dalam bayang-bayang suku lainnya. “Kita suku Yei harus bisa menunjukkan jati diri dan bangga menjadi orang Yei, menjunjung tinggi perdamaian dan berperan serta dalam setiap kegiatan untuk membawa nama baik suku Yei,” ujar Kepala suku Yei.
Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Abi Kusnianto, yang diundang memberikan kata sambutan mengatakan bahwa pertemuan suku Yei merupakan momen yang bagus untuk saling mendukung dan bertukar pikiran untuk memajukan suku Yei. Diharapkan pertemuan seperti ini dapat berkelanjutan. “Butuh pengorbanan dan semangat untuk berkumpul dan membangun suku Yei.
Masyarakat suku Yei harus bisa mengikuti perkembangan zaman dengan tidak melupakan tradisi leluhur, tidak mengandalkan hasil alam untuk memenuhi kebutuhan hidup melainkan harus bisa memanfaatkan lingkungan dan lahan untuk bercocok tanam serta beternak. Hilangkan prinsip-prinsip negatif sehingga masyarakat Yei yang jumlahnya tidak banyak ini bisa menjadi contoh yang baik. Harus memiliki nilai lebih,” kata Dansatgas Yonif 407/PK dalam sambutannya.
“Satgas Pamtas Yonif 407/PK berkomitmen untuk mendukung dan membantu masyarakat di perbatasan dan saling bahu membahu bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Top
close
Timbol media